Logo PC IPNU IPPNU Purbalingga
Memuat...
📜 Jejak Langkah & Visi

Napak Tilas Pergerakan

Mengenal lebih dekat sejarah panjang ikatan dan arah gerak Pimpinan Cabang IPNU IPPNU Kabupaten Purbalingga.

Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama

Badan otonom di bawah naungan Nahdlatul Ulama yang berfokus pada pembinaan, kaderisasi, dan penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah (Aswaja) bagi pelajar, santri, dan pemuda putra.

Pra - 1954

Latar Belakang & Embrio

Sebelum terbentuk secara nasional, muncul perkumpulan lokal seperti PERSANO (1939), IMNU di Malang (1947), serta PARPENO di Kediri. Namun, gerakan ini masih bersifat kedaerahan tanpa koordinasi terpusat.

24 Februari 1954

Momen Pendirian

Diinisiasi oleh Tholchah Mansyur, Sofyan Cholil, dan Mustahal, IPNU resmi didirikan bertepatan dengan Kongres LP Ma'arif NU di Semarang. Prof. Dr. KH. Tolchah Mansoer ditetapkan sebagai Ketua Umum pertama.

1988

Menjadi Ikatan Putra NU

Akibat kebijakan represif Orde Baru (OSIS sebagai asas tunggal kepelajaran), pada Kongres ke-X di Jombang, IPNU mengubah nama menjadi Ikatan Putra Nahdlatul Ulama agar tetap bisa beroperasi di ranah remaja/pemuda.

2003

Kembali ke Khittah

Pasca-reformasi pada Kongres ke-XIV di Surabaya, organisasi resmi mengembalikan identitasnya menjadi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama untuk kembali fokus pada basis sekolah, madrasah, dan pesantren.

Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama

Sebagai mitra sejajar IPNU, IPPNU adalah wadah kaderisasi bagi pelajar dan santri putri NU untuk mengembangkan potensi diri dan memperdalam pemahaman keagamaan yang moderat.

Pra - 1955

Gagasan Awal

Bermula dari perbincangan santriwati di Sekolah Guru Agama (SGA) Surakarta yang menyadari kebutuhan ruang gerak khusus untuk mewadahi isu-isu serta mengelola kaderisasi pelajar putri NU.

2 Maret 1955

Momen Pendirian

Melalui musyawarah dan dukungan ulama, IPPNU resmi didirikan di Malang, Jawa Timur. Hj. Umroh Machfudzoh menjadi pelopor utama dan terpilih sebagai Ketua Umum pertama.

1988

Ikatan Putri-Putri NU

Sejalan dengan tekanan politik OSIS Orde Baru, IPPNU menyesuaikan identitas di Kongres Jombang menjadi Ikatan Putri-Putri Nahdlatul Ulama, memperluas jangkauan ke pemudi di luar sekolah.

2003

Kembali ke Semangat Awal

Pada Kongres ke-XIII di Surabaya, IPPNU memutuskan kembali memakai nama Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama, memfokuskan program pada wilayah keterpelajaran santriwati dan siswi.

Masa Khidmat 2025 - 2027

Profil PC IPNU IPPNU Purbalingga

Roda penggerak utama kaderisasi pelajar NU di Purbalingga. Menitikberatkan pada kolaborasi strategis dengan lembaga pendidikan dan adaptasi terhadap tantangan pelajar modern.

"Bersama Komisariat, Wujudkan Ma'arif NU Bermartabat"

Nahkoda Pergerakan

Muhammad Iqbal Kamaludin
Ketua PC IPNU

Muhammad Iqbal Kamaludin

Rekanita Naflah Agustina
Ketua PC IPPNU

Rekanita Naflah Agustina

Arah Gerak & Fokus Strategis

Empat pilar utama rancangan kepengurusan periode 2025-2027.

Penguatan Pimpinan Komisariat

Pelaksanaan Training of Trainer (ToT) Pembina & Penggerak Komisariat untuk mengawal pembentukan dan jalannya PK secara militan, berkolaborasi dengan LP Ma'arif NU.

Adaptasi Full Day School

Merespons kebijakan sekolah penuh waktu. Membekali kader dengan wawasan Psikologi Perkembangan Pelajar agar kaderisasi berjalan efektif tanpa mengorbankan waktu akademis siswa.

Literasi & Jurnalistik

Inisiasi Lembaga Pers Siswa untuk membekali keterampilan abad ke-21. Menumbuhkan nalar kritis dan kecakapan literasi dalam menyaring arus informasi di era modern.

Sinergitas Kelembagaan

Merapatkan barisan dengan PCNU Purbalingga untuk memastikan bahwa program-program pemuda tetap selaras dengan arah ulama, serta tanggap merespons dinamika sosial kemasyarakatan.

NU-Bot AI

Siap Membantu
Halo Rekan/Rekanita! 👋

Saya NU-Bot, asisten cerdas dari PC IPNU IPPNU Purbalingga. Ada yang bisa saya bantu terkait informasi organisasi, sistem Siapbangga, atau program kerja?